Dilarang Main PUBG, Bocah 11 Tahun Bunuh Diri

Bocah 11 tahun mengakhiri hidupnya pasca tak diperbolehkan bermain gim PUBG.

09 Oct 2020

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

Game first person shoot terpopuler, PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBGp kembali memakan korban pasca anak 11 tahun memutskan bunuh diri seterah keluarganya melarang sang anak bermian gim tersebut. 

Seperti dilaporkan Gulf News, bocah yang tak disebutkan namanya memutuskan mengakhiri hiduoonya dengan gantung diri di rumah keluarganya yang terletak di Sharkia, Mesir Utara. Jaksa penuntut Umum setempat menyelidisi kematian sang anak dan mengumumkan jika anak tersebut murni bunuh diri. 

Kasus tersebut merupakan yang kedua dalam semunggu terakhir yang melibatkan gim PUBG di Mesir. 29 September lalu, seorang anak di Port Said meninggal karena obesitas lantaran tekanan darah yang naik akibat obesitas yang diselingi permainan PUBG. Bahkan pada 2018 lalu, seorang siswa di Alexandria menikam gurunya sampai tewas lantaran gim PUBG mendorongnya untuk melakukan tindak kejahatan. 

Rentetan kematian karena game online membuat lembaga keagamaan tertinggi Mesir, Al Azhar bahkan harus mengeluarkan fatwa yang menyebut jika anak-anak tak diperbolehkan memainkan gim PUBG. Al Azhar juga menyarankan orang tua untuk memantau anak-anak sepanjang waktu dan memantau ketat permainan apa yang mereka mainkan di dalam gim agar menghindari hal-hal yang tak diinginkan. 

e terkini seputar turnamen maupun berita eSports terkini di Indonesia maupun berbagai belahan dunia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store